Jumat, 25 November 2016

BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA HANDAL #NHW6



1.       a). 3 aktivitas yang paling penting :
·         Beribadah
·         Membersamai anak-anak
·         Bekerja diranah public
b). 3 aktifitas yang paling tidak penting
·         Ngobrol ngalor ngidul
·         Berlama-lama dengan gadget
·         Duduk melamun tanpa berbuat apa-apa

2.       Selama ini sebagian besar dari waktu saya banyak terpakai untuk bekerja diranah public dan membersamai anak-anak  setelah pulang kerja.

3.       Saya akan menjadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup saya. Saat ini saya bekerja diranah public pada bidang yang menunjang peran hidup yang saya pilih.

4.       Saya akan mengumpulkan aktivitas rutin dan memberikan kandang waktu, dan berjuang untuk mematuhi cut off time-nya.

5.       Saya tidak akan mengijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian saya.

6.       Inilah garis besar kegiatan harian saya :

03.00 – 03.30       tahajud, tilawah
03.30 – 06.00     masak, shalat subuh, menyiapkan bekal makan keluarga, berbenah diri dan berangkat kerja.
06.00 – 16.30     bekerja ( membaca buku setiap jam istirahat panjang di kantor), pulang
16.30 – 20.30     membersamai anak-anak, ibadah shalat, makan malam keluarga, membacakan buku pengantar tidur anak, ngelonin anak hingga tidur.
20.30 – 21.00     beberes rumah
21.00 – 21.30     ngobrol santai bersama suami
21.30 – 03.00     tidur

7.       Insya Allah setiap akhir pekan saya didampingi suami akan melakukan evaluasi


Jumat, 18 November 2016

DESAIN PEMBELAJARAN
# NHW 5


Saya tipe pembelajar campuran visual dan auditori. saya menikmati sekali materi pelajaran yang tersaji dalam bentuk bacaan, ataupun tayangan audio visual yang dirangkai dengan diskusi. 

Menilik  jurusan yang saya pilih pada NHW#1 maka saya membuat desain pembelajaran dengan pokok-pokok sebagai berikut:
1. Mengumpulkan dan membaca buku tentang pengasuhan sesuai syari'at agaman tentunya,  minimal 1 buku tiap pekan
2. Mengikuti seminar/kajian tentang pengasuhan minimal 1 kali tiap bulannya
3. bergabung dengan group parenting pada sosial media yang ada
4. Bergabung dengan komunitas yang memiliki visi yang sama dan melakukan kegiatan secara nyata.
5. Mempelajari tutorial tentang pola asuh dan tumbuh kembang anak minimal 1 kali tiap pekannya
6. Membuat target capaian dari praktik ilmu yang telah dipelajari
7. Membuat rancangan tahapan langkah untuk meraih target yang telah ditetapkan
8. Membuat Evaluasi dari tiap tahapan yang telah dilakukan
9. Membuat langkah perbaikan berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan

Sesuai dengan ilmu yang di berikan pada materi kelima dimatrikulasi ini, maka pada pelaksanaan tiap pokok desain pembelajaran diatas, maka untuk menggali ilmu sangat perlu bagi saya mengasah keterampilan bertanya How, Where, What, When, Who, Why, dan Which one, hingga diperoleh bulir ilmu yang bernas.

Jumat, 11 November 2016

MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH NHW#4



MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH
NHW#4

A.      Mari kita lihat kembali Nice Homework#1, apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?
Insya Allah hingga saat ini hati saya telah mantap dengan pilihan jurusan ilmu di Nice Homework#1, yaitu menjadi ibu yang baik dan benar sesuai dengan syari’at agama Islam.

B.      - Mari kita lihat Nice Homework#2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita?
Alhamdulillah hingga hari ini konsistensi untuk mengisi checklist harian masih terjaga.
-    Baca dan renungkan kembali Nice Homework#3 apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita dimuka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang ilmu yang akan dikuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.
Saat ini saya adalah seorang ibu rumah tangga yang juga bekerja diranah publik sebagai seorang guru di sebuah SMK. Di sekolah tempat saya bekerja saya mendapat 2 tugas tambahan yang sangat saya nikmati, yaitu sebagai wali kelas dan guru BP/BK. Saya sangat menikmati sesi konsultasi dan diskusi bersama siswa maupun orangtuanya.
Setelah melakukan perenungan semua Nice Homework, serta mengamati hasil dari beberapa test  yang saya ikuti untuk membantu menemukan dan meyakinkan kekuatan juga kelemahan diri, maka hingga saat ini saya merasa bahwa inilah gambaran tentang saya:
1.       Misi Hidup : memberikan/mengembangkan  pendidikan
2.       Bidang : Pendidikan ibu dan anak
3.       Peran : Educator

C.      Setelah menemukan 3 hal tesebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang di perlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.
Menurut saya garis besar tahapan ilmu yang terdapat dalam kurikulum Institut Ibu Profesional sangat mewakili kebutuhan Ilmu yang saya perlukan untuk menjalankan Misi Hidup saya.
Tahapan ilmu yang perlu dikuasai adalah:
1.       Ilmu -ilmu seputar pengasuhan (Bunda Sayang)
2.       Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga (Bunda Cekatan)
3.       Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat,kemandirian finansial, dll (Bunda Produktif)
4.       Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang (Bunda Shaleha)

D.      Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup.
Pada saat melakukan breakdown dari kerangka kurikulum IIP, saya akan melakukan improvisasi dengan menambahkan bagian yang dibutuhkan untuk menunjang  kopetensi diri saya, dalam rangka  menjalankan amanah yang sedang saya emban sebagai ibu rumah tangga juga sebagai seorang  guru SMK(sebagai salah satu jalan untuk saya berbagi manfaat kepada banyak orang).
 Berdasarkan hal tersebut, maka Milestone yang saya tetapkan adalah :
1.       KM 0 – KM 1 ( 1 tahun/ tahun pertama )
Ilmu -ilmu seputar pengasuhan (Bunda Sayang)
2.       KM 1 – KM 2 (1,5 tahun / dua setengah tahun kedua)
Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga (Bunda Cekatan)
3.       KM 2 – KM 3 (1,5 tahun/ tahun k empat)
Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat,kemandirian finansial, dll (Bunda Produktif)
4.       KM 3 – KM 4 ( 1 tahun / tahun kelima)
Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang (Bunda Shaleha)

E.       Koreksi kembali Checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut diatas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.
Saya sudah melakukan perubahan Checklist di NHW#2 dengan menambahkan waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu yang terdapat dalam Milestone yang saya buat.

F.       Lakukan, lakukan, lakukan lakukan
Bismillah...dengan membulatkan tekad dan menguatkan hati, insya Allah, saya akan menuntaskan langkah pada setiap tahap Milestone saya hingga Misi Hidup saya tercapai, semoga Allah beri saya kekuatan agar selalu istiqamah, aamiin.

Jumat, 04 November 2016

MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH #NHW3

Membangun Peradaban dari Dalam Rumah


Bismillahirrahmanirrahim…
Wooww….NWH kali ini membuat saya berasa kembali ke masa beberapa tahun silam, masa awal mengenal rasa merah jambu…hahay..

A.     Jatuh Cinta Kembali Pada Suami
Surat cinta ini, membuka kembali ingatan saat kami berta’aruf. Kami salah satu dari sekian banyak pasangan yang menjalankan proses pacaran setelah menikah. Saya sampaikan kembali pada suami, apa yang dulu membuat hati saya bulat menerimanya sebagai imam dalam kehidupan saya. saya bukanlah tipe yang pandai merangkai kata-kata romantis penuh gerimis puitis. Namun Alhamdulillah jawaban dari surat cinta sederhana saya adalah, suami mengajak mengagendakan waktu untuk perjalanan bagi kami berdua berbulan madu (Horeee…yesss…#jejingkrak kegirangan).

B.      Mengenali Potensi dan Mensiasati Kelemahan Ananda
Alhamdulillah kami dikaruniai dua orang putri.
1.      Annisa khumairah (6,5 tahun)
Sangat menyukai dunia menggambar dan mewarnai,  Alhamdulillah beberapa kali menjadi juara pada lomba kategori tersebut. Memiliki ketertarikan yang kuat pada matematika dan logika. Memiliki empati yang besar pada orang-orang disekitarnya. Menyukai kegiatan memasak serta mulai menampakkan minat pada entrepreneur. Menyukai traveling. Tidak terlalu mudah membaur pada lingkuan baru, namun bila sudah kenal dengan teman-temannya, ia termasuk yang kehadirannya selalu dinantikan oleh teman-temannya. Masih banyak bagian yang menjadi PR saya dan suami, diantaranya mengasah rasa percaya diri Annisa. Ibarat mesin, maka Annisa adalah mesin Diesel yang butuh waktu untuk panas namun kemudian insya Allah mampu ‘berlari’ lebih lama.

2.      Nabila Zhafira (3 tahun)
Sejauh ini Alhamdulillah tumbuh kembangnya cukup baik. Mandiri dan pemberani dua hal ini yang sangat menonjol dari Zhafira. Sangat suka menyanyi dan juga kegiatan  membaca buku dan berkisah. Saya dan suami masih terus belajar memberikan stimulus untuk menggali dan  memunculkan semua fitrah pada diri anak-anak kami.

C.      Potensi Diri bagi Keluarga
Menurut suami, saya memiliki empati yang besar pada orang disekitar saya. saya juga menyukai dunia pendidikan. Setelah membaca salah tulisan bu Septi, saya terprovokasi untuk ikut mencoba hal-hal yang selama ini menurut saya tidak mampu saya lakukan. Hasilnya sungguh mengejutkan saya. Ternyata saya jatuh hati dan menikmati dunia menjahit, memasak dan menulis. Berdagang adalah potensi yang diyakini suami ada pada diri saya namun sayangnya saya sendiri tidak yakin memilikinya heheee…inilah yang sedang coba saya gali. Dengan potensi yang ada pada diri, saya berusaha bersinergi bersama suami untuk mewujudkan keluarga yang bermanfaat bagi sekitar.

D.     Keluarga ditengah Lingkuangan
Kami berdomisili di perumahan dengan tetangga yang majemuk. Di depan rumah kami terdapat taman RT yang dilengkapi dengan beberapa media bermain anak-anak. Setiap sore taman dipenuhi oleh anak-anak yang bermain selepas mengaji di TPA. Saya, suami dan anak-anak sepakat menambah fasilitas bermain ditaman dengan membuka rumah baca di rumah kami. Saat ini sedang dalam tahap pengadaan buku bacaan. Itu salah satu target jangka pendek kami menebar manfaat dilingkungan saat ini.
Dari hasil diskusi panjang bersama suami, kami bertekad menjadi keluarga yang dapat member manfaat bagi sesama. Berbekal latar belakang pendidikan yang sama yaitu sama-sama bergerak di dunia pendidikan, saya dan suami bercita-cita membangun sebuah wadah belajar bagi anak-anak. Dengan meniru metode yang di gunakan oleh Rasulullah untuk mendidik para sahabat hingga lahirlah generasi muda tangguh semisal Muhammad Al-Fatih. Saat ini saya dan suami sedang terus belajar dari berbagai sumber agar kelak kami mampu mewujudkan cita-cita keluarga kami, aamiin.