Hari Ahad ini, kami telah sepakat mendapingi Annisa dan Zhafira belajar membuat bolu pisang kesukaan mereka. Bahan-bahan pembuatnya telah di siapkan sejak sepekan yang lalu.
Annisa dan Zhafira bergantian menimbang bahan-bahan yang dibutuhkan. Keduanya jadi ketagihan menimbang setelah kemarin mendapat penjelasan tentang berat dan alat ukurnya yaitu timbangan.
Tak butuh waktu terlalu lama hingga kami berhasil membuat sebuah bolu pisang berbentuk bulat seperti roda mobil ayah. Tak sabar ingin segera mencicipi, anak-anak minta agar bolunya segera di potong. Bundapun memotong bolu itu menjadi 20 bagian.
Annisa : " waah asiiik bolunya jadi banyak"
Bunda : " tapi bolu yang kita buatkan cuma satu kak"
Annisa : "iya tapikan dari satu bolu setelah bunda potong hasilnya jadi banyak. Ini udah masuk ke perut kakak satu potong"
Bunda : " nah itu yang kakak makan hanya seperduapuluhnya kak"
Annisa : " kok namanya seperduapuluh bun?"
Bunda : "iya kak, karena satu bolu kita potong jadi dua puluh. Jadinya, satu potongnya disebut seperduapuluh kak"
Annisa : "kalau kakak makan dua potong berarti udah seberapa itu bunda?"
Bunda : " ya berarti kakak udah makan dua perduapuluh kak"
Annisa : " kok bisa begitu bun?"
Akhirnya sisa pagi kami habiskan dengan seru untuk membahas pecahan dari sebuah bolu pisang.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
Tidak ada komentar:
Posting Komentar