Sore tadi ayah pulang setelah dua hari dinas ke luar kota. Anak-anak bersorak gembira ketika ayah mengeluarkan satu kantong besar oleh-oleh untuk mereka. Bergantian kakak dan adik mengucapkan terima kasih diiringi pelukkan pada ayah. keduanya pun sibuk dengan oleh-oleh yang mereka terima.
Kakak mendapat jilbab coklat bergambar boneka lucu.
Adik mendapat jilbab warna krem berpita dibagian dada. Tapi begitu melihat gambar boneka di jilbab kakak, adik langsung minta jilbabnya di tukar dengan milik kakak. Adik tetap ngotot minta ditukar meskipun kakaknya telah menjelaskan bahwa jilbab coklat miliknya itu berukuran lebih besar dan akan kedodoran jika dipakai adik.
Ketegangan diantara keduanya makin menjadi.
"Bundaaa..liat nih adik gak bersyukur udah dapet jilbab krem" ucap kakak dengan nada kesal, alisnya bertaut dan bibir manyun, cemberut.
"Adik mau jilbab boneka juga bunda", rengek adik menimpali.
"Jilbab boneka itu ukurannya gak ada yang kecil sayang" sahut ayah menjelaskan.
Saya peluk tubuh bocah berusia tiga tahun itu, lalu sambil memegang pundaknya, dan wajah berhadapan dengan posisi kepala kami sejajar, saya berujar
"Adik, Alhamdulillah adik masih bisa mendapat jilbab baru dari ayah, banyak lho nak teman-teman adik yang gak bisa dapet jilbab baru dari ayahnya".
"Seperti anak-anak Allepo ya bunda?" tanyanya polos.
"iya sayang, saudara-saudara kita di Allepo banyak yang mungkin sudah lama tidak mendapatkan jilbab baru", ucap saya tersenyum menatap mata polos milik adik.
"Iya dik, kita harus bersyukur", ujar kakak
"Iya ya kak, anak-anak Allepo udah gak punya rumah, gak punya makanan, gak punya ayah juga jadinya ga ada yang ngasih jilbab baru ya kak" sahut adik, sedih.
"iya dik makanya kita harus bersyukur masih punya rumah, punya ayah bunda, punya makanan banyak" jawab kakak dengan kepala mengagguk-angguk.
"Iya kak, maafin adik ya, gak apa-apa deh jilbab boneka buat kakak aja, adek juga suka jilbab krem ada pitanya", ujar adik tersenyum manis.
Saya peluk kedua buah hati saya itu dengan penuh rasa syukur pada Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar