Entah apalah sebabnya tetiba ketika proses menanak nasi subuh tadi magicom ngadat. Air rebusan sudah hampir mendidih ketika saklar otomatis magicom pindah ke posisi warm. Wah alamat tak selamat nasinya jika begini bisik saya dalam hati. Waktu sudah memepet hidangan sarapan mesti segera tersaji karena para anggota keluarga akan segera berangkat ke tempat aktifitasnya pagi itu.
Berpacu dengan waktu...adrenalin mulai menderas, dengan dada berdebar saya cari panci dan dandang untuk melanjutkan proses menanak nasi. Kompor yg sedianya dipakai memasak sayur dan lauk terpaksa digunakan untuk menanak nasi. Saya harua menemukan cara lauk dan sayur tetap terhidang. Ahaa...saya bisa memasak lauk dan sayur bersamaan dengan menanak nasi.
Saya kupas dan potong wortel serta labu siam kecil, saya bersihkan kacang buncis, semua sayuran ini saya kukus bersama nasi. Karena kami pencinta sambal, sy bersihkan cabe, dan bawang merah juga tomat, semuanya kukus bersama nasi. Untuk lauknya, saya cuci segenggam teri medan lalu beri cabe yg sudah dihaluskan, lalu saya letakkan dalam manggul anti panas dan siram dengan air tajin yg saya ambil dari rebusan beras saat menanak nasi dipanci. Selanjutnya mangkuk tahan panas itu saya masukkan kedalam dandang berisi nasi yg diatasnya telah saya tata sayuran wortel, buncis, labu siap, cabe, bawang dan tomat. Semuanya saya kukus bersamaan. sayuran saya keluarkan duluan ketika kematangannya saya rasa cukup, menyusul cabe, bawang dan tomat yang kemudian saya uleg menjadi sambal lado. Tetakhir nasi dan teri saos tajin matang bersamaan.
Alhamdulillah pagi tadi kami sarapan tepat waktu seperti biasa.
#hariketiga
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
Tidak ada komentar:
Posting Komentar