Hari ini dokter menyarankan saya untuk dirawat di rumah sakit.
Duhai...tidak terbayangkan bagaimana repotnya suami yang harus bolak-balik ke rumah dan rumah sakit untuk menemani saya.
Lalu anak-anak..? oh..tidak..tidak..saya langsung menolak.
Saya bujuk suami agar bicara dengan dokter untuk mempertimbangkan kemungkinan saya dirawat di rumah saja. Alhamdulilah, dokter mengizinkan dengan pertimbangan kami kebetulan bertetangga, jadi setiap hari beliau bisa mampir untuk mengecek kondisi saya.
Alhamdulilah dari tempat tidur ini, saya masih dapat menikmati suara byarr byuur Anisa dari kamar mandi yang melanjutkan latihan kemandiriannya untuk mandi sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar